Kesuksesan Gillette

Kesuksesan Gillette — Gillette, Kepingan yang Hilang, bab 05

GILLETTE, KEPINGAN YANG HILANG · Edisi Indonesia  ·  No. 05

Kesuksesan Gillette


Kamu mengajariku bahwa seumur hidup pun tak akan cukup untuk menemukannya.

Dalam hasil.

Dalam angka.

Dalam pasar.

Dalam kenaikan jabatan.

Dalam negeri-negeri yang kulintasi.

Dalam jabatan-jabatan yang tercetak di kartu namaku.

Kukira ia sebuah puncak.

Lalu kutemukan bahwa ia sebuah bayangan.

Makin kencang aku berlari, makin jauh ia pergi.

Ia memang tak pernah dimaksudkan untuk dikejar.

Maka aku berganti profesi.

Aku berhenti memburunya.

Aku mulai mengamati.

Orang-orang.

Kisah-kisah.

Kegagalan.

Kesempatan yang terlewat.

Perempuan.

Terutama perempuan.

Lalu aku memahami sesuatu yang tak pernah diajarkan sekolah mana pun kepadaku.

Aku membutuhkan jalan itu.

Tanpanya, aku tak akan pernah mengerti.

Kesuksesan bukan penaklukan.

Ia sebuah pengakuan.

Ia tidak direbut.

Ia diterima.

Bukan seorang lelaki yang memutuskan kapan ia telah sampai.

Hiduplah yang memutuskan.

Dan kadang hidup berwajah perempuan.

Itulah sebabnya aku menduga sesuatu yang sangat sederhana.

Bahwa kesuksesan tidak sedang menungguku di suatu tempat.

Bahwa ia tidak tersembunyi di balik sebuah kontrak, sebuah buku, sebuah penghargaan, atau sebuah angka. Ia akan datang.

Diam-diam.

Tanpa pengumuman.

Tanpa gegap gempita.

Dari seorang perempuan.

Ketika ia memutuskan.

Dan ia tak akan pernah berbahasa Italia.


Ferdinando

PDF ← GILLETTE, KEPINGAN YANG HILANG

Jelajahi saga-saga lainnya

The Corpus · Peta · Perpustakaan · Vatican · One Door · Genesis · Opera · Wood · Kontak

← Kembali ke halaman utama