Rumah Kalimat yang Tak Selesai

Rumah Kalimat yang Tak Selesai — Gillette, Saga Sang Pasien, bab 10

GILLETTE, SAGA SANG PASIEN · Edisi Indonesia  ·  No. 10

Rumah Kalimat yang Tak Selesai

Jeda Kognitif


Setiap keluarga punya rahasia.

Kebanyakan tak pernah diucapkan.

Rahasia itu tinggal di dalam jeda.

Bersembunyi di dalam pokok pembicaraan yang tak pernah disinggung lagi.

Menduduki kursi di meja makan tanpa pernah diperkenalkan.

Aku tumbuh di rumah yang dibentuk oleh kalimat-kalimat yang tak selesai.

Tak seorang pun berniat menyakiti.

Itulah yang membuat riwayat keluarga begitu rumit.

Pengaruh yang paling dalam sering datang tanpa niat.

Seorang ayah tidak selalu mengajar lewat kata-kata.

Seorang ibu tidak selalu mengajar lewat nasihat.

Kadang mereka mengajar hanya dengan bertahan.

Kadang mereka mengajar dengan tetap diam.

Kadang mereka mengajar lewat ketakutan yang tak pernah mereka sebut.

Semasa kecil, aku menjadi pengamat.

Aku mendengarkan dengan saksama.

Aku memperhatikan raut wajah.

Aku mempelajari suasana hati.

Jauh sebelum aku mengerti ekonomi, politik, atau hubungan antarmanusia, aku mengerti suasana.

Aku tahu kapan ketegangan memasuki ruangan.

Aku tahu kapan kekecewaan ikut duduk di meja.

Aku tahu kapan seseorang memikul beban yang tak sanggup ia namai.

Keluarga membuat peta.

Bukan peta jalan.

Peta perilaku.

Peta-peta itu memberi tahu kita di mana kita boleh bicara dan di mana sebaiknya kita diam.

Memberi tahu kita perasaan mana yang bisa diterima.

Perasaan mana yang berbahaya.

Perasaan mana yang harus disembunyikan.

Bertahun-tahun aku mengikuti peta-peta itu.

Bukan karena aku setuju.

Karena hanya itulah peta yang kupunya.

Baru lama kemudian aku mengerti bahwa warisan jarang berupa benda.

Warisan yang paling kuat datang tersembunyi.

Sebuah ketakutan.

Sebuah kebiasaan.

Sebuah peran.

Sebuah kebisuan.

Dan suatu hari, kalau kita beruntung, kita menatap warisan itu dan mengajukan satu pertanyaan sederhana:

Haruskah ini kuteruskan?

Pertanyaan itu menandai awal kebebasan.


Ferdinando

PDF ← GILLETTE, SAGA SANG PASIEN

Jelajahi saga-saga lainnya

The Corpus · Peta · Perpustakaan · Vatican · One Door · Genesis · Opera · Wood · Kontak

← Kembali ke halaman utama