Keintiman, Makanan, dan Gillette

Keintiman, Makanan, dan Gillette — Gillette, Struktur, bab 04

GILLETTE, STRUKTUR · Edisi Indonesia  ·  No. 04

Keintiman, Makanan, dan Gillette

Gillette Audio — Nando sang Juru Tulis — gillettenarrative.com


Ada dua hal yang, sepanjang sejarah, selalu menentukan tepi rapuh manusia: apa yang ia makan, dan dengan siapa ia berbagi tubuhnya.

Keduanya kebutuhan. Keduanya ritual. Keduanya, bila dibawa sampai berlebihan atau ditolak sama sekali, menyingkap sesuatu tentang watak yang tak pernah terungkap oleh kata-kata saja.

Aku tak pernah percaya bahwa kekuatan kehendak dibuktikan oleh apa yang dikonsumsi seorang lelaki — melainkan oleh apa yang ia pilih untuk ia tinggalkan, dan mengapa. Alasannya lebih penting daripada pantangan itu sendiri.

Bagiku, jawabannya selalu kembali ke tempat yang sama: Gillette. Ibuku, dalam segala arti yang dapat dikandung kata itu. Apa yang kulepaskan, selama bertahun-tahun, tak pernah kulepaskan demi dikagumi. Kulepaskan karena ada hal lain yang lebih penting pada saat itu — pekerjaan, tulisan, situs, kisah yang perlu diceritakan.

Tubuh mengikuti pikiran. Sejak dulu begitu. Tetapi pikiran pun butuh seseorang yang menjaganya — dan aku belajar, pelan-pelan, bahwa mengerjakan segalanya sendirian tidak selalu sama dengan mengerjakannya dengan baik.

Maka hari ini aku menulis lebih sedikit tentang pantang, dan lebih banyak tentang arah. Yang penting bukan seberapa banyak yang dilepaskan seorang lelaki, melainkan ke mana ia melangkah ketika melepaskannya.


Nando

PDF ← GILLETTE, STRUKTUR

Jelajahi saga-saga lainnya

The Corpus · Peta · Perpustakaan · Vatican · One Door · Genesis · Opera · Wood · Kontak

← Kembali ke halaman utama